Archive for the ‘Uncategorized’ Category
Tradisi Ramadhan di Mesir
Mesir sebagai tonggak sejarah peradaban Islam, akan terus menjadi inspirasi dan rujukan masyarakat muslim dunia. Alhasil, segala sesuatu yang muncul dan booming disana, selalu menarik untuk diketahui. Termasuk diantaranya adalah tradisi ramadhan disana.” Ramadhan karim, kullu ‘amin wa antum bi khair “Demikian salam khas Ramadhan yang biasa terucap oleh kaum muslimin di Mesir kepada sesamanya ketika mulai memasuki hari – hari pertama bulan Ramadhan.
Bagi umat Islam diseluruh dunia, Ramadhan adalah tamu agung yang dinanti – nanti kehadirannya setiap tahun. Berbagai macam resepsi, makanan, mainan hiasan dan lain – lain dilakukan dan dipersiapkan oleh umat islam untuk menyambut bulan yang mulia ini. Ramadhan memang tidak hanya berkaitan dengan yang berbau spiritual : puasa, sholat tarawih, tadarus al-Qur’an, sadaqah, tapi juga dengan budaya dan tradisi yang tumbuh dan berkembang yang ditengah umat Islam. Diseluruh belahan dunia Islam Ramadhan selalu dipenuhi dengan pernak pernik yang menarik untuk diamati. Read the rest of this entry »
7 Fatwa MUI Terbaru
Musyawarah Nasional Majelis Ulama Indonesia menghasilkan tujuh fatwa baru atas sejumlah permasalahan. Fatwa ini disampaikan semalam, Selasa 27 Juli 2010 di Jakarta.
Berikut tujuh fatwa itu:
1. Membolehkan asas pembuktian terbalik dalam kasus hukum tertentu misalnya untuk pembuktian kekayaan seseorang yang diduga diperoleh secara tidak sah;
2. Membolehkan pilot yang sedang bertugas tidak berpuasa di bulan Ramadan. Bagi yang terbang terus-menerus dapat mengganti puasa dengan fidyah, sementara yang temporal bisa mengganti dengan puasa di lain hari;
3. Mengharamkan kawin kontrak atau nikah wisata;
4. Operasi ganti kelamin tanpa ada alasan alamiah dalam diri yang bersangkutan sesuai regulasi Kementerian Kesehatan diharamkan. Pengharaman ini juga berlaku bagi tenaga medis yang melakukan. Namun MUI membolehkan penyempurnaan alat kelamin;
5. Mengharamkan donor sperma dan bank sperma. Namun Bank Air Susu Ibu dibolehkan;
6. Mengharamkan donor organ jika pendonor masih hidup. Pendonor harus sudah meninggal, sukarela dan tidak komersial. Sementara donor organ binatang dibolehkan jika tak ada pilihan lain.
7. Mengharamkan pemberitaan, penyiaran dan penayangan aib orang. Pengecualian hanya demi kepentingan umum seperti untuk penegakan hukum. (metronews)
Pendidikan Ala RASULALLAH
Pendidikan bagi sebuah Negara atau bangsa mempunyai peran yang sangat urgen, entah itu disaari atau tidak, diperhaikan atau tidak ia adalah tulang punggung bagi sebuah keutuhan, sebuah barometer bagi kemajuan. Pendidikan bagi sebagian Negara adalah sebuah prioritas, karena kedudukannya serta perannya bagi Negara tersebut.
Pendidikan mempunyai arti yang sangat luas, ia tidak hanya dibatasi oleh ruangan kelas, ia juga idak diatur oleh kurikulum, dan tentunya pendidikan juga idak hanya kegiatan belajar mengajar antara guru dan murid. Pendidikan adalah sebuah proses untuk menjadi manusia yang utuh dalam pengertiannya sebagai manusia. Dalam bahasa Arab pendidikan adalah tarbiyah menurut Nasyi’ulwan mempunyai arti insyaau syain syaian fa syaian ila haddi tamam: proses petumbuhan manusia dengan tahapan-tahapan hingga menuju tahap yang sempurna. itu arinya pendidikan bias berlangsung dimana saja, bias di rumah dengan orang tua sebagai guru, di lingkungan social dengan masyarakat sebagai guru atau di tengah hutan dengan alam sebagai guru.
Pada banyak Negara, pendidikan sudah diformalakan dengan model sekolah, dengan tahaapan-tahapan yang sesuai dengan perkembangan peserta didik. Untuk mencapai kemudahan serta adaptasi pembelajaran maka sekolahpun sudah mempunyai berbagai macam model dan cara, baik itu dari segi kurikulum, pelaksanaan pembelajaran, alat Bantu yang digunakan bebagai fasilitas penunjang lainnya. Kesemua itu dalam rangka untuk mejadikan pendidikan bias terlaksana dengan baik dan tentunya bsa menghasilkan kualitas out put yang bermanfaat bagi kehidupan. Read the rest of this entry »
Asal Usul Maulid Nabi
Maulid Nabi atau hari kelahiran Nabi Muhammad SAW pada mulanya diperingati untuk membangkitkan semangat umat Islam. Sebab waktu itu umat Islam sedang berjuang keras mempertahankan diri dari serangan tentara salib Eropa, yakni dari Prancis, Jerman, dan Inggris.
Kita mengenal musim itu sebagai Perang Salib atau The Crusade. Pada tahun 1099 M tentara salib telah berhasil merebut Yerusalem dan menyulap Masjidil Aqsa menjadi gereja. Umat Islam saat itu kehilangan semangat perjuangan dan persaudaraan ukhuwah. Secara politis memang umat Islam terpecah-belah dalam banyak kerajaan dan kesultanan. Meskipun ada satu khalifah tetap satu dari Dinasti Bani Abbas di kota Baghdad sana, namun hanya sebagai lambang persatuan spiritual.
Adalah Sultan Salahuddin Al-Ayyubi –orang Eropa menyebutnya Saladin, seorang pemimpin yang pandai mengena hati rakyat jelata. Salahuddin memerintah para tahun 1174-1193 M atau 570-590 H pada Dinasti Bani Ayyub –katakanlah dia setingkat Gubernur. Pusat kesultanannya berada di kota Qahirah (Kairo), Mesir, dan daerah kekuasaannya membentang dari Mesir sampai Suriah dan Semenanjung Arabia. Kata Salahuddin, semangat juang umat Islam harus dihidupkan kembali dengan cara mempertebal kecintaan umat kepada Nabi mereka. Salahuddin mengimbau umat Islam di seluruh dunia agar hari lahir Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal kalender Hijriyah, yang setiap tahun berlalu begitu saja tanpa diperingati, kini harus dirayakan secara massal. Read the rest of this entry »
Peran Orang Tua Terhadap Anak
Orang tua adalah komponen keluarga yang terdiri dari ayah dan ibu, dan merupakan hasil dari sebuah ikatan perkawinan yang sah yang dapat membentuk sebuah keluarga. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik, mengasuh dan membimbing anak-anaknya untuk mencapai tahapan tertentu yang menghantarkan anak untuk siap dalam kehidupan bermasyarakat.
Sedangkan pengertian orang tua di atas, tidak terlepas dari pengertian keluarga, karena orang tua merupakan bagian keluarga besar yang sebagian besar telah tergantikan oleh keluarga inti yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak.
Menurut Arifin (dalam Suhendi, Wahyu, 2000:41) keluarga diartikan sebagai suatu kelompok yang terdiri dari dua orang atau lebih yang dihubungkan dengan pertalian darah, perkawinan atau adopsi (hukum) yang memiliki tempat tinggal bersama.
Selanjutnya, Abu Ahmadi (dalam Suhendi, Wahyu, 2000: 44 -52), mengenai fungsi keluarga adalah sebagai suatu pekerjaan atau tugas yang harus dilakukan di dalam atau diluar keluarga. Adapun fungsi keluarga terdiri dari:
a. Fungsi Sosialisasi Anak.
Fungsi sosialisasi menunjuk pada peranan keluarga dalam membentuk kepribadian anak. Melalui fungsi ini, keluarga berusaha mempersiapkan bekal selengkap-lengkapnya kepada anak dengan memperkenalkan pola tingkah laku, sikap keyakinan, cita-cita, dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat serta mempelajari peranan yang diharapkan akan dijalankan oleh mereka. Dengan demikian, sosialisasi berarti melakukan proses pembelajaran terhadap seorang anak.
b.Fungsi Afeksi
Salah satu kebutuhan dasar manusia ialah kebutuhan kasih sayang atau rasa cinta. Pandangan psikiatrik mengatakan bahwa penyebab utama gangguan emosional, perilaku dan bahkan kesehatan fisik adalah ketiadaan cinta, yakni tidak adanya kehangatan dan hubungan kasih syang dalam suatu lingkungan yang intim. Banyak fakta menunjukan bahwa kebutuhan persahabatan dan keintiman sangat penting bagi anak. Data-data menunjukan bahwa kenakalan anak serius adalah salah satu ciri khas dari anak yang tidak mendapatkan perhatian atau merasakan kasih sayang.
















